Minggu Legi, 25 Juni 2017
30 Ramadhan 1438 Hijriyah


Khasiat Asmaul Husna : Al Malik


Salah satu amalan yang memiliki banyak khasiat adalah asmaul husna karena Allah sendiri yang memberikan petunjuk agar manusia yang ingin hajat hidupnya terkabul bisa berdoa dengan 99 nama Allah yang dikenal dengan sebutan asmaul husna. Allah SWT berfirman: “Dan bagi Allah itu nama-nama yang Indah (asmaul husna), maka berdoalah dengan menyebut asmaul husna itu.” (Al-A’raf 180)

Salah satu asma dari 99 asmaul husna tersebut adalah Al Malik (الْمَلِكُ)  yang memiliki arti Raja Segala Raja. Adapun khasiatnya adalah :

1.    Setiap pekerjaan yang diusahakan selalu mendatangkan keberuntungan sehingga cepat menjadi kaya.
2.    Paling tidak kehidupannya tercukupi dan membawa berkah.
3.    Senantiasa dihargai orang secara wajar dan terhormat.

 

Cara mengamalkannya :

1. Dimulai dengan membaca doa pembuka asmaul husna 1 kali yakni :

doa pembuka asmaul husna

"Bismillahirrohmanirrohiim, laa ilaaha illalloohu wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu bi yadihil khoiir, wa hua 'alaa kulli syai-in qodiir, laa illaha illaa huwa lahul asmaa-ul husnaa"

(Tidak ada Tuhan yang wajib disembah kcuali hanya Allah yang Esa, tidak ada yang menyekutui-Nya, bagi)nya semua kerajaan dan bagi-Nya lah segala puji, diatas kekuasaan-Nyalah segala kebajikan. Dan Dia terhadap sesuatu sangat berkuasa. Tidak ada Tuhan melainkan hanya Dia, yang memiliki nama-nama yang indah).

 

2.  Membaca “Yaa Malik” 121 kali tiap hari sehabis sholat subuh dan dhuha.

 

3. Tutup dengan doa berikut 1 kali :

doa penutup asmaul husna

"Subhana man lahul asmaa-ul husna wash shifaatul 'ulyaa, subhaanahuu wa ta'alaa 'amma yaquuluzh zhoolimuuna 'uluwwan kabiiroo"

(Maha Suci Tuhan yang memiliki nama-nama yang indah dan sifat-sifat yang luhur. Maha suci Dia dan Maha Luhurlah Dia dari perkataan orang-orang zalim dengan keluhuran yang sebesar-besarnya)








DINAMISME

Paham yang meyakini adanya kekuatan roh-roh halus.

FIRASAT

Gejala atau tanda-tanda suatu peristiwa akan terjadi. Indera untuk menerima atau merasakan adanya firasat, disebut indera batin atau indera ke 6. Firasat datang dapat melalui getaran hati tanpa sebab-sebab yang melatarbelakanginya, namun dapat juga datang setelah melihat suatu kejadian alam yang disebut titen yaitu kebiasaan suatu kejadian berdasarkan tanda-tanda alam.