Rabu Legi, 18 Oktober 2017
27 Muharam 1439 Hijriyah


Khasiat Asmaul Husna : Asy Syakuur


Salah satu amalan yang memiliki banyak khasiat adalah asmaul husna karena Allah sendiri yang memberikan petunjuk agar manusia yang ingin hajat hidupnya terkabul bisa berdoa dengan 99 nama Allah yang dikenal dengan sebutan asmaul husna. Allah SWT berfirman: “Dan bagi Allah itu nama-nama yang Indah (asmaul husna), maka berdoalah dengan menyebut asmaul husna itu.” (Al-A’raf 180)

Asmaul husna “Asy Syakuur” (الشَّكُورُ) memiliki arti : Yang Maha Pembalas Jasa kepada HambaNya. Bagi anda yang rajin berdoa/zikir menggunakan asmaul husna ini, Insya Allah akan mendapatkan manfaat atau khasiat sebagai berikut :

  1. DIkabulkan semua hajatnya
  2. Membantu menghilangkan sesak nafas, rasa lelah, menambah ketajaman penglihatan mata.

Cara mengamalkannya :

1. Dimulai dengan membaca doa pembuka asmaul husna 1 kali yakni :

doa pembuka asmaul husna

"Bismillahirrohmanirrohiim, laa ilaaha illalloohu wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu bi yadihil khoiir, wa hua 'alaa kulli syai-in qodiir, laa illaha illaa huwa lahul asmaa-ul husnaa"

(Tidak ada Tuhan yang wajib disembah kcuali hanya Allah yang Esa, tidak ada yang menyekutui-Nya, bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya lah segala puji, diatas kekuasaan-Nyalah segala kebajikan. Dan Dia terhadap sesuatu sangat berkuasa. Tidak ada Tuhan melainkan hanya Dia, yang memiliki nama-nama yang indah).

 

2.  Kemudian cara mengamalkannya adalah sebagai berikut :

  • Untuk khasiat pertama supaya membaca “Yaa Syakuur” sebanyak 40 kali setiap malam. Dibaca saat tengah malam usai sholat hajat 2 rokaat, kemudian berdoa kepada Allah mengenai hajatnya.
  • Untuk khasiat yang kedua, tulislah “Yaa Syakuur” (dalam bahasa arab) sebanyak 40 kali pada selembar kertas putih kemudian tulisan itu di rendam dalam air lalu dipakai untuk mandi. Dilakukan berulang-ulang agar segera terjadi perubahan pada tubuh.

 

3. Tutup dengan doa berikut 1 kali :

doa penutup asmaul husna

"Subhana man lahul asmaa-ul husna wash shifaatul 'ulyaa, subhaanahuu wa ta'alaa 'amma yaquuluzh zhoolimuuna 'uluwwan kabiiroo"

(Maha Suci Tuhan yang memiliki nama-nama yang indah dan sifat-sifat yang luhur. Maha suci Dia dan Maha Luhurlah Dia dari perkataan orang-orang zalim dengan keluhuran yang sebesar-besarnya)








DEWA

Sesuatu yang dipuja-puja, misalnya mahluk gaib yang memiliki kekuasaan diatas manusia. Disebut dewi jika mahluk tersebut perempuan. Dewa dalam kisah pewayangan diantaranya Bhatara Guru, dewanya para dewa. Bathara baruna, dewa penguasa lautan, Bhatara Agni, penguasa api. Bhatara bayu, penguasa angin, bhatara candra, penguasa rembulan, bhatara surya, penguasa matahari. Dari kalangan dewi ada juga dewi laksmi yaitu dewi keindahan, dewi ratih yaitu dewi asmara dan dewi pertiwi yaitu dewi bumi.

WARANGKA

Atau sarung keris kebanyakan terbuat dari kayu yang berserat dan bertekstur indah. Namun di beberapa daerah ada juga warangka keris yang dibuat dari gading, tanduk kerbau, dan bahkan dari fosil binatang purba. Warangka keris selalu dibuat indah dan sering kali juga mewah. Itulah sebabnya, warangka juga dapat digunakan untuk memperlihatkan status sosial ekonomi pemiliknya. Bentuk warangka keris berbeda antara satu daerah dengan lainnya. Bahkan pada satu daerah seringkali terdapat beberapa macam bentuk warangka. Perbedaan bentuk warangka ini membuat orang mudah membedakan, sekaligus mengenali keris-keris yang berasal dari Bali, Palembang, Riau, Madura, Jawa, Bugis, Bima, atau Malaysia.