Minggu Kliwon, 22 Oktober 2017
1 Safar 1439 Hijriyah


Arti Nama Jony Devitra
 

Arti Nama Jony Devitra

Berikut adalah Arti Nama Jony Devitra berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

JONY DEVITRA
arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(26) Tanda baik dan bermanfaat
(900) Pertempuran/peperangan
(80) Kesembuhan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(1000) Sifat pengasih dan penyayang
(800) Keangkeran dan pengaruh kekuasaan
POSITIF : 63%


JONY
Arti namanya adalah :
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(90) Kesesatan dan kedukaan
(1000) Sifat pengasih dan penyayang
POSITIF : 75%


DEVITRA
Arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(26) Tanda baik dan bermanfaat
(800) Keangkeran dan pengaruh kekuasaan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
POSITIF : 60%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 







KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

GEOMANCY

Metode ramalan yang menggunakan bumi sebagai mediumnya yakni dengan menafsirkan bentuk tanah dan pengaruh arus bumi. Metode ini termasuk juga menafsirkan titik-titik bumi, pola-pola yang dihasilkan oleh segenggam tanah yang jatuh ke dataran, menafsirkan gundukan, bunyi dan gerakan retakan-retakan yang dihasilkan oleh lumpur yang mengering.