Selasa Pon, 27 Juni 2017
2 Syawal 1438 Hijriyah


Arti Nama Rehan Aradea
 

Arti Nama Rehan Aradea

Berikut adalah Arti Nama Rehan Aradea berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

REHAN ARADEA
arti namanya adalah :
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(200) Sifat ragu-ragu
(26) Tanda baik dan bermanfaat
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(6) Pekerjaan yang sempurna
(100) Berkah Tuhan
(34) Sengsara, sakit jiwa
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
POSITIF : 59%


REHAN
Arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(100) Berkah Tuhan
(34) Sengsara, sakit jiwa
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
POSITIF : 80%


ARADEA
Arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(90) Kesesatan dan kedukaan
POSITIF : 0%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 






LYCHNOMANCY

Metode ramalan dengan cara mengamati dan menafsirkan lidah api yang timbul dari sebuah lampu minyak atau lilin.

DEBUS

Bermakna besi runcing untuk melukai diri. Dalam debus, ada dua alat pokok yaitu besi runcing dan gada (pemukul). Jenis atraksi debus yang asli disebut almadat, yaitu menancapkan besi runcing pada perut dan seseorang memukul besi itu dengan gada. Debus merupakan ajaran tarekat Rifaiyah yang menguji kefanaan murid saat berzikir, digunakan cara-cara "menyakiti" diri. Pemusatan pikirian menuju Tuhan yang optimal, menyebabkan aktifitas penyiksaan itu tidak menimbulkan luka dan rasa sakit. Debus banyak berkembang di Aceh dan Banten.