Minggu Kliwon, 26 Maret 2017
27 Jumadil Tsani 1438 Hijriyah


Arti Nama Topik Hidayat
 

Arti Nama Topik Hidayat

Berikut adalah Arti Nama Topik Hidayat berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

TOPIK HIDAYAT
arti namanya adalah :
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(14) Pengorbanan
(700) Kekuatan
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(200) Sifat ragu-ragu
(29) Sebuah surat
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(500) Suci
(23) Kurang memiliki pengetahuan agama
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 50%


TOPIK
Arti namanya adalah :
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
(13) Kurang beribadah
(200) Sifat ragu-ragu
(29) Sebuah surat
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
POSITIF : 34%


HIDAYAT
Arti namanya adalah :
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(500) Suci
(23) Kurang memiliki pengetahuan agama
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 67%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 






DOKTRIN

Ajaran yang ditanamkan dalam hati sanubari guna membentuk militansi berkaitan dengan suatu bidang ilmu atau paham.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.