Selasa Kliwon, 25 April 2017
28 Rajab 1438 Hijriyah


Chakra Ajna dan Mata Batin


Ajna berarti perintah atau otoritas. Secara harafiah, kata ajna bermakna perintah untuk memantau kegiatan yang terjadi dalam kehidupan manusia. Ajna merupakan chakra yang terletak di dahi. Banyak orang juga mengistilahkan chakra ini sebagai mata ketiga, yang berkaitan dengan imajinasi dan intuisi. Tugas utama dari chakra ini adalah mengendajikan dan memberikan energi pada kelenjar hipofisis, pineal, kelenjar edokrin, dan otak.

Chakra ajna juga yang mengendalikan sebagian besar aktivitas mental dan pikiran manusia. Pikiran intuitif, memori, dan pikiran rasional semua diatur oleh fungsi chakra ini. Gangguan fungsi chakra ini bermanifestasi sebagai penyakit yang berkaitan dengan kelenjar endokrin seperti gondok, diabetes melitus, dan Iain-lain. Beberapa gerakan yoga yang dapat menyeimbangkan energi di chakra ajna adalah mudhasana (postur anak), relaksasi, dan meditasi, serta melakukan teknik visualisasi dan afirrnasi saat melakukan asana.

Seseorang yang memiliki chakra ajna yang aktif akan memiliki mata batin yang terbuka, intuisi yang kuat. Biasanya mereka yang berprofesi sebagai paranormal atau praktisi supranatural memiliki chakra ajna yang aktif agar dapat meneropong atau menembus alam astral. Jika sudah pada tataran yang tinggi, seseorang dengan chakra ajna yang aktif dapat melihat berbagai mahluk astral dan berkomunikasi dengan mereka serta dapat pula untuk mendeteksi penyakit medis-non medis sekaligus mencari solusi atas berbagai permasalahan. Seseorang dengan chakra ajna yang aktif juga biasanya memiliki kemampuan astral projection dimana sukmanya dapat keluar dari tubuh dan menjelajah dunia fisik maupun dunia gaib. Jadi jika anda ingin menjadi seorang spiritualis yang handal, aktifnya chakra ajna adalah suatu keharusan.

Chakra ajna sesungguhnya juga bisa aktif jika memang memiliki bakat atau anugrah yang diberikan oleh Tuhan. Biasanya anak-anak kecil banyak yang mampu melihat mahluk astral dan jika berbakat, biasanya kemampuan ini tidak hilang ketika dewasa. Namun jika tidak berbakat, kemampuan ini akan menghilang sehingga diperlukan kembali latihan-latihan untuk mengaktifkan kembali chakra ajna.








ARKEOLOG

orang yang membidangi ilmu tentang benda-benda purbakala.

DEWA

(bahasa Inggris: Deity) adalah makhluk supernatural yang menguasai unsur-unsur alam atau aspek-aspek tertentu dalam kehidupan manusia., disembah, dianggap suci dan keramat, dan dihormati oleh manusia. Dewa dianggap berwujud bermacam-macam, biasanya berwujud manusia atau binatang. Mereka hidup abadi. Mereka memiliki kepribadian masing-masing. Mereka memiliki emosi, kecerdasan, seperti layaknya manusia. Beberapa fenomena alam seperti petir, hujan, banjir, badai, dan sebagainya, termasuk keajaiban adalah ciri khas mereka sebagai pengatur alam. Mereka juga mengatur aspek-aspek dalam kehidupan manusia dan menentukan nasibnya. Mereka pula dapat memberi hukuman. Beberapa Dewa tidak memiliki kemahakuasaan penuh, mereka disembah dengan sederhana. Para makhluk supernatural yang menguasai unsur-unsur alam atau aspek-aspek tertentu dalam kehidupan manusia yang berjenis kelamin pria disebut Dewa, sedangkan Dewi adalah sebutan untuk yang berjenis kelamin wanita.