Kamis Pahing, 23 Maret 2017
24 Jumadil Tsani 1438 Hijriyah


Karakteristik Chakra Manipura


chakra manipura

Manipura atau yang dalam bahasa Sanksekerta berarti permata batin yang bersinar terang adalah chakra yang terletak didalam hati. Manipura menyerap unsur api dan berwarna kuning. Simbol chakra ini adalah teratai dengan sepuluh helai kelopak. Energi api yang ada dalam chakra ini dapat membantu kita menyadari kekuatan batin dan kekuatan pribadi yang ada dalam diri. Melalui energi api ini, seseorang akan terus merasakan dorongan untuk bergerak maju.

Chakra Manipura berhubungan dengan kekuasaan, kekuatan fisik, dan kemauan keras. Chakra ini lebih banyak memengaruhi sistem pencernaan tubuh dengan mengendalikan usus-usus di dalam perut. Selain itu, tugas utama dari chakra ini yaitu untuk mengendalikan dan memberi energi pada organ-organ pencernaan, termasuk pankreas, ginjal, hati, iambung, usus besar, usus halus, usus buntu, serta memengaruhi kualitas darah.

Bermeditasi pada chakra ini akan membuat manusia semakin mengerti tentang berbagai pengaruh atau pengetahuan astral, menguasai tenaga dalam, dan menguasai sifat dari unsur api, panas, cahaya, sinar, dan listrik. Dengan unsur api atau cahaya, segala emosi berupa ketidakpuasan, kesedihan, kejengkelan, kemarahan, putus asa, stres, merasa menderita, dan berbagai penyakit yang berkaitan dengan pikiran dapat dihancurkan yang pada akhirnya membawa kita pada kebahagiaan yang sempurna di samping dapat mengerti jalan menuju kematian.

Chakra ini lebih fokus pada hubungan seseorang dengan dirinya sendiri, juga pada bagaimana cara memperkuat kemauan dan kekuatan batin. Keseimbangan dan keselarasan pada chakra ini tergantung pada keadaan orang tersebut. Seseorang mungkin merasa tidak berdaya dan merasakan frustrasi ketika chakra ini tidak selaras. Gangguan fungsi pada chakra ini akan bermanifestasi sebagai penyakit diabetes melitus, tukak lambung, radang hati, penyakit jantung dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan organ-organ tersebut.

Sebagaimana dituliskan oleh Pujiastuti Sindhu dalarn Hidup Sehat dan Seirnbang dengan Yoga: Daily Practice, teknik yoga yang dapat menyelaraskan chakra ini di antara adalah semua postur surya namaskar, postur memuntir tulang punggung, navasana, virabhadrasana, serta kalapabhati.








BEKAM / HIJAMAH

adalah teknik pengobatan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dengan jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit.Perkataan Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab : Hijama yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan cupping, dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah Bekam. Di Indonesia dikenal pula dengan istilah kop atau cantuk

GANDARUKEM

Pohon yang menghasilkan getah yang membeku (damar). Sering digunakan untuk campuran gurah vagina.