Minggu Pahing, 20 Agustus 2017
27 DzulQa'dah 1438 Hijriyah


Mengenal Hatha Yoga, Jenis Yoga yang Cocok untuk Pemula


mengenal hatha yoga

Dalam perkembangannya, ada banyak cabang dari ke empat aliran utama yoga tersebut, salah satunya adalah Hatha Yoga. Hatha berasal dari bahasa Sanksekerta, "ha" berarti matahari dan "tha" yang berarti bulan. Matahari dan bulan merupakan dua sumber kekuatan alam yang berbeda. lnilah yang menjadi filosofi hatha yoga, yakni menggunakan dua kekuatan matahari dan bulan. "Ha" mempunyai arti prana yang mengatur kekuatan fisik tubuh, sedangkan "tha" berarti kekuatan mental. Jadi, hatha yoga adalah aliran yoga yang membangkitkan dua energi dalam hidup. Sebagaimana dituliskan oleh Ranti F. dalam “Hatha Yoga”, Hatha yoga bertujuan untuk “meningkatkan kesehatan dan kekuatan tubuh dengan cara memanfaatkan sumber cadangan energi tubuh (chakra) dan sumber prana”.

Hatha yoga adalah latihan yang menggunakan berbagai teknik membentuk sikap tubuh (asana) disertai dengan teknik pernapasan (pranayama), guna mencapal suatu keseimbangan antara dua kekuatan yang berbeda di dalam tubuh. Berlatih Hatha Yoga secara rutin dan benar akan memberikan dorongan keseimbangan hormonal untuk perbaikan mental, spiritual, dan kesehatan fisik secara optimal. Hatha Yoga bagus dipraktikkan bagi orang yang baru belajar yoga dan cocok untuk para praktisi di berbagai tingkatan. Hatha Yoga yang dilakukan dengan teknik asana (posturtubuh), pranayama (teknik pernapasan), dan meditasi. Ketiga poin ini dilakukan untuk membuat pikiran menjadi tenang dan tubuh sehat penuh vitalitas.






loading...


SCYPHOMANCY

Metode ramalan yang menggunakan cangkir atau vas bunga sebagi mediumnya.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.