Minggu Kliwon, 22 Oktober 2017
1 Safar 1439 Hijriyah


Mengenal Hatha Yoga, Jenis Yoga yang Cocok untuk Pemula


mengenal hatha yoga

Dalam perkembangannya, ada banyak cabang dari ke empat aliran utama yoga tersebut, salah satunya adalah Hatha Yoga. Hatha berasal dari bahasa Sanksekerta, "ha" berarti matahari dan "tha" yang berarti bulan. Matahari dan bulan merupakan dua sumber kekuatan alam yang berbeda. lnilah yang menjadi filosofi hatha yoga, yakni menggunakan dua kekuatan matahari dan bulan. "Ha" mempunyai arti prana yang mengatur kekuatan fisik tubuh, sedangkan "tha" berarti kekuatan mental. Jadi, hatha yoga adalah aliran yoga yang membangkitkan dua energi dalam hidup. Sebagaimana dituliskan oleh Ranti F. dalam “Hatha Yoga”, Hatha yoga bertujuan untuk “meningkatkan kesehatan dan kekuatan tubuh dengan cara memanfaatkan sumber cadangan energi tubuh (chakra) dan sumber prana”.

Hatha yoga adalah latihan yang menggunakan berbagai teknik membentuk sikap tubuh (asana) disertai dengan teknik pernapasan (pranayama), guna mencapal suatu keseimbangan antara dua kekuatan yang berbeda di dalam tubuh. Berlatih Hatha Yoga secara rutin dan benar akan memberikan dorongan keseimbangan hormonal untuk perbaikan mental, spiritual, dan kesehatan fisik secara optimal. Hatha Yoga bagus dipraktikkan bagi orang yang baru belajar yoga dan cocok untuk para praktisi di berbagai tingkatan. Hatha Yoga yang dilakukan dengan teknik asana (posturtubuh), pranayama (teknik pernapasan), dan meditasi. Ketiga poin ini dilakukan untuk membuat pikiran menjadi tenang dan tubuh sehat penuh vitalitas.








KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

APES

Sial atau celaka yang menimpa diri seseorang. Orang yang sering mengalami apes biasanya perlu diruwat agar terbebas dari kesialan.