Sabtu Legi, 25 Februari 2017
28 Jumadil Awwal 1438 Hijriyah


Arti Nama Amelia Djaya Putra
 

Arti Nama Amelia Djaya Putra

Berikut adalah Arti Nama Amelia Djaya Putra berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

AMELIA DJAYA PUTRA
arti namanya adalah :
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(500) Suci
(13) Kurang beribadah
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(60) Berpisah dari pasangan hidup
(6) Pekerjaan yang sempurna
(1000) Sifat pengasih dan penyayang
(400) Perjalanan yang melelahkan
(41) Kenistaan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
POSITIF : 59%


AMELIA
Arti namanya adalah :
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(12) Alamat baik
(60) Berpisah dari pasangan hidup
(6) Pekerjaan yang sempurna
POSITIF : 75%


DJAYA
Arti namanya adalah :
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
(6) Pekerjaan yang sempurna
(60) Berpisah dari pasangan hidup
(1000) Sifat pengasih dan penyayang
POSITIF : 75%


PUTRA
Arti namanya adalah :
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(41) Kenistaan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
POSITIF : 40%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 






METOPOSCOPY

Ramalan yang menggunakan metode pembacaan karakter melalui garis-garis yang ada dikening manusia.

MENDAK

adalah sebutan bagi cincin keris, yang berlaku di Pulau Jawa, Bali, dan Madura. Di daerah lain biasanya digunakan istilah cincin keris. Mendak hampir selalu dibuat dari bahan logam: emas, perak, kuningan, atau tembaga. Banyak di antaranya yang dipermewah dengan intan atau berlian. Pada zaman dulu ada juga mendak yang dibuat dari besi berpamor. Selain sebagai hiasan kemewahan, mendak juga berfungsi sebagai pembatas antara bagian hulu keris atau ukiran dengan bagian warangka.