Jumat Pahing, 21 Juli 2017
26 Syawal 1438 Hijriyah


Menghitung Hari Baik Pernikahan

Aplikasi ini adalah untuk menghitung hari yang baik untuk melaksanakan pernikahan berdasarkan metode primbon jawa. Biasanya orang tua suku jawa melakukan perhitungan ini sebelum menikahkan anak-anaknya. Aplikasi ini akan memberikan rincian hari yang baik dan naas dalam satu bulan sesuai bulan yang anda rencanakan untuk menikah.

Tanggal lahir pengantin pria:
Tanggal lahir pengantin wanita:
Rencana menikah bulan:
 
Hari-hari naas dari pengantin pria
3 hari setelah kelahiran:
n hari setelah kelahiran (n= jumlah neptu ybs):
Meninggalnya ayah (jika sudah meninggal):
Meninggalnya ibu (jika sudah meninggal):
Meninggalnya kakek (jika sudah meninggal):
Meninggalnya nenek (jika sudah meninggal):
 
Hari-hari naas dari pengantin wanita
3 hari setelah kelahiran:
n hari setelah kelahiran (n= jumlah neptu ybs):
Meninggalnya ayah (jika sudah meninggal):
Meninggalnya ibu (jika sudah meninggal):
Meninggalnya kakek (jika sudah meninggal):
Meninggalnya nenek (jika sudah meninggal):
 
 
 
 
 
 






WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.

MISTIK

adalah paham yang memberikan ajaran yang serba rahasia, tersembunyi, gelap atau terselubung sehingga hanya dikenal, diketahui atau dipahami oleh orang-orang tertentu saja, terutama sekali penganutnya.