Selasa Kliwon, 25 April 2017
28 Rajab 1438 Hijriyah


Arti Nama Arib Dwi Wicaksono
 

Arti Nama Arib Dwi Wicaksono

Berikut adalah Arti Nama Arib Dwi Wicaksono berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

ARIB DWI WICAKSONO
arti namanya adalah :
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(14) Pengorbanan
(100) Berkah Tuhan
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(8) Perasaan pada keadilan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(400) Perjalanan yang melelahkan
(13) Kurang beribadah
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
(600) Kesempurnaan dan kebaikan
POSITIF : 59%


ARIB
Arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(90) Kesesatan dan kedukaan
POSITIF : 0%


DWI
Arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(13) Kurang beribadah
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 60%


WICAKSONO
Arti namanya adalah :
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(14) Pengorbanan
(600) Kesempurnaan dan kebaikan
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(3) Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
POSITIF : 80%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 






FIRASAT

Gejala atau tanda-tanda suatu peristiwa akan terjadi. Indera untuk menerima atau merasakan adanya firasat, disebut indera batin atau indera ke 6. Firasat datang dapat melalui getaran hati tanpa sebab-sebab yang melatarbelakanginya, namun dapat juga datang setelah melihat suatu kejadian alam yang disebut titen yaitu kebiasaan suatu kejadian berdasarkan tanda-tanda alam.

DZIKIR

Mengingat, menyebut atau mengagungkan asma Tuha dengan berbagai cara. Zikir bisa dengan suara keras (zikir jahri) atau dengan diam (zikir kahfi) atau dengan zikir nafs yaitu mengingat Tuhan dengan gerak nafas dan batin.