Kamis Pahing, 23 Maret 2017
24 Jumadil Tsani 1438 Hijriyah


Arti Nama Farah Dibba
 

Arti Nama Farah Dibba

Berikut adalah Arti Nama Farah Dibba berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

FARAH DIBBA
arti namanya adalah :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(100) Berkah Tuhan
(14) Pengorbanan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(18) Kekejaman
(8) Perasaan pada keadilan
POSITIF : 63%


FARAH
Arti namanya adalah :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(15) Beribadah, baik dan sopan
(90) Kesesatan dan kedukaan
POSITIF : 67%


DIBBA
Arti namanya adalah :
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(18) Kekejaman
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(8) Perasaan pada keadilan
POSITIF : 50%



 
Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama
 






HIPPOMANCY

Metode ramalan yang menafsirkan derap kaki dan ringkikan suara kuda.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.