Rabu Pon, 20 September 2017
28 Dzulhijjah 1438 Hijriyah


Apa Itu Chakra ?


chakra tubuh

Dalam yoga, chakra merupakan susunan pusat energi spiritual tubuh manusia, yang berperan untuk menyerap energi alam  (sumber prana) dan mendistribusikan energi tersebut ke seluruh tubuh. Dalam penglihatan astral, bentuk chakra mirip dengan roda yang berputar. Chakra berfungsi untuk menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan jiwa. Chakra akan mengendalikan, memberi energi, dan bertanggung jawab atas berfungsinya seluruh organ tubun. Ranti F. dalam “Hatha Yoga" menjelaskan bahwa chakra berkaitan erat clengan ketujuh endokrin utama dalam tubuh yang memengaruhi kesehatan, kebugaran, dan keseimbangan psikologi melalui pengeluaran hormon.

Chakra memengaruhi fungsi kerja kelenjar endokrin yang bertugas menjaga agar tubuh, pikiran, dan jiwa tetap seimbang dan harmonis. Kelenjar endokrin adalah suatu kelenjar yang tidak mempunyai saluran. Sedangkan hormon adalah suatu zat yang diproduksi kelenjar endokrin yang langsung dimasukkan ke dalam saluran pembuluh darah. Dengan berlatih yoga secara teratur, kelenjar endokrin yang dihasilkan akan berkualitas baik.

Hormon adalah suatu zat yang cliproduksi oleh kelenjar endokrin yang langsung dimasukkan ke dalam saluran pembuluh darah. Kelenjar endokrin adalah suatu kelenjar yang tidak mempunyai saluran. Dengan berlatih yoga secara teratur maka kelenjar endokrin yang dihasilkan akan berkualitas baik. Kadar hormon yang dihasilkan oieh kelenjar endokrin berpengaruh terhadap keadaan fisik kita menjadi seperti ini, mengatur metabolisme, mempengaruhi suasana hati (emosi), pola tidur, tingkat energi, selera makan, reproduksi dan inteligensia. Ada tujuh chakra utama dalam tubuh manusia. Keenam chakra terletak dalam kanal shushumna nadi, yaitu di rongga tulang punggung (mulai clan ujung tulang ekor hingga tengah otak). Sedangkan, chakra ketujuh terletak di cerebral cortex atau ubun-ubun.

 

 








TAREKAT

Kata tarekat adalah berasal dari bahasa Arab thariqah, jamaknya tharaiq, yang berarti: (1) jalan atau petunjuk jalan atau cara, (2) Metode, system (al-uslub), (3) mazhab, aliran, haluan (al-mazhab), (4) keadaan (al-halah), (5) tiang tempat berteduh, tongkat, payung (amud al-mizalah). Menurut Al-Jurjani Ali bin Muhammad bin ?Ali (740-816 M), tarekat ialah metode khusus yang dipakai oleh salik (para penempuh jalan) menuju Allah Ta?ala melalui tahapan-tahapan/maqamat. Dengan demikian tarekat memiliki dua pengertian, pertama ia berarti metode pemberian bimbingan spiritual kepada individu dalam mengarahkan kehidupannya menuju kedekatan diri dengan Tuhan. Kedua, tarekat sebagai persaudaraan kaum sufi (sufi brotherhood) yang ditandai dengan adannya lembaga formal seperti zawiyah, ribath, atau khanaqah. Bila ditinjau dari sisi lain tarekat itu mempunyai tiga sistem, yaitu: sistem kerahasiaan, sistem kekerabatan (persaudaraan) dan sistem hirarki seperti khalifah tawajjuh atau khalifah suluk, syekh atau mursyid, wali atau qutub. Kedudukan guru tarekat diperkokoh dengan ajaran wasilah dan silsilah. Keyakinan berwasilah dengan guru dipererat dengan kepercayaan karamah, barakah atau syafa?ah atau limpahan pertolongan dari guru.

FALAKIAH

ilmu tentang tata surya/perbintangan