Kamis Legi, 18 Agustus 2022
20 Muharam 1444 Hijriyah


 

Arti Nama Farda Haykal Musyafa

Berikut adalah Arti Nama Farda Haykal Musyafa berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

FARDA HAYKAL MUSYAFA
arti namanya adalah :
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(200) Sifat ragu-ragu
(60) Berpisah dari pasangan hidup
(1260) Gangguan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(400) Perjalanan yang melelahkan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
(700) Kekuatan
(28) Sifat kecintaan
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(8) Perasaan pada keadilan
POSITIF : 34%


FARDA
Arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(90) Kesesatan dan kedukaan
POSITIF : 0%


HAYKAL
Arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
POSITIF : 67%


MUSYAFA
Arti namanya adalah :
(8) Perasaan pada keadilan
(17) Kecelakaan dan tabiat pelupa
(700) Kekuatan
(28) Sifat kecintaan
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
POSITIF : 60%



Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama





KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

GURAH

Cara tradisional membersihkan lubang tertentu dari anggota badan. Selain gurah hidung dikenal juga gurah mata, perut dan vagina.



Advertorial

Grup Telegram Dunia Gaib

belajar metafisika