Senin Kliwon, 26 September 2022


 

Arti Nama Yusrina Nur Hamidah

Berikut adalah Arti Nama Yusrina Nur Hamidah berdasarkan metode Pythagoras.
 
 

Arti Nama YUSRINA NUR HAMIDAH :
(4) Keteguhan, kebijaksanaan, pengaruh dan kekuasaan
(200) Sifat ragu-ragu
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(1000) Sifat pengasih dan penyayang
(800) Keangkeran dan pengaruh kekuasaan
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(60) Berpisah dari pasangan hidup
POSITIF : 67%


Arti Nama YUSRINA :
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(10) Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
(800) Keangkeran dan pengaruh kekuasaan
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
POSITIF : 75% :


Arti Nama NUR :
(5) Kebahagiaan, kehormatan dan pernikahan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
POSITIF : 67% :


Arti Nama HAMIDAH :
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
(60) Berpisah dari pasangan hidup
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
POSITIF : 67% :



Metode Pythagoras bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut. Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama





WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.

TEPHRAMANCY

Merupakan suatu bentuk ramalan yang menggunakan abu yang dihasilkan dari pembakaran cabang-cabang pohon sebagai mediumnya.



Advertorial

Grup Telegram Dunia Gaib

belajar metafisika