Kamis Pon, 3 September 2026


Hakekat Berqurban 7 Orang


Berkurban sapi untuk 7 orang itu boleh, dan Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasalam ada dalilnya. Nabi Shallallahu alaihi wasalam pernah menyembelih 1 sapi untuk 7 orang dalam haji. [HR. Muslim no. 1318]

Niatnya beda-beda tergantung tingkatan. Ini susunannya:

1. Syariat – Niat Zahir

Ini niat yang wajib diucapkan dalam hati saat mau menyembelih.  

Lafadznya:  
Bismillahi Allahu Akbar. Allahumma hadza ‘anni wa ‘an ahli baiti, wa ‘an fulan wa fulan… [sebut 7 nama]. Qurbanan lillahi Ta’ala.

Artinya:  
Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini kurban dariku, keluargaku, dan atas nama si A, si B… bin ..... ( 7 nama). Sebagai qurban karena Allah Ta’ala.

Maksudnya: Menjalankan perintah Allah, meneladani Nabi Ibrahim AS, dan berbagi daging ke yang berhak.  Kalau hanya sampai sini saja, hukumnya sah dan dapat pahala.

2. Thariqat – Niat Jalan Ruhani

Di tingkat thariqat, kurban bukan cuma sembelih hewan. Tapi latih diri menyembelih sifat binatang dalam diri.  

Niatnya dalam hati:  
Ya Allah, aku menyembelih sapiku ini sebagai simbol. Aku niatkan untuk menyembelih sifat rakusku seperti sapi, sifat malas ibadahku, sifat duniawiku. Terimalah kurban zahirku agar Engkau terima kurban batinku.”

Hikmahnya :

  • Sapi itu simbol nafsu lawwamah yang kuat makan, kuat kerja, tapi berat untuk sujud lama.  
  • Jadi 7 orang = 7 sifat tercela dalam 7 lathifah yang mau disembelih.

3. Hakikat  Niat Makna Sebenarnya

Di tingkat hakikat, yang disembelih bukan sapi. Yang disembelih adalah kecintaan selain Allah dalam hati

Niatnya:  
Ya Allah, aku kurbankan kecintaanku pada dunia, pada diri, pada pujian makhluk, atas nama 7 orang yang Engkau jadikan sebab hidayah bagiku. Jadikan darah ini saksi bahwa aku lebih cinta Engkau daripada selain-Mu.”

Isyaratnya:  

  • Hakikat qurban adalah kisah Ismail AS. Ismail = hati yang dicintai.  
  • Allah suruh sembelih Ismail supaya hati kosong untuk Allah saja.  
  • Jadi 7 orang itu bisa jadi 7 orang tua/guru/sahabat yang jasanya membuat hati kita kenal Allah. Kita kurbankan ego kita untuk mereka sebagai balas budi.

4. Ma’rifatullah – Niat Fana’

Ini tingkatan paling tinggi. Di sini tidak ada lagi “aku yang berkurban”.  

Niatnya:  
Ya Allah, Engkau yang memberi sapi, Engkau yang memberi uang, Engkau yang menggerakkan tanganku, Engkau yang menerima. Tidak ada kurban, tidak ada yang berkurban, kecuali Engkau. Aku hanya hijab. Terimalah dari-Mu, untuk-Mu, dengan-Mu.”

Maknanya :

  • Sampai di sini, hamba faham laa haula wa laa quwwata illa billah  
  • Qurban 7 orang itu jadi sebab untuk menyatukan 7 lathifah dalam 1 titik: Laa ilaha illallah .  
  • Tidak ada lagi “punyaku”, yang ada hanya “milik-Mu”.

Tingkatan :

  • Syariat, yang disembelih : Sapi nyata, Tujuan : Taat perintah, berbagi daging
  • Thariqat, yang disembelih : Sifat binatang dalam diri, Tujuan : Latihan tazkiyah nafs
  • Hakikat, yang disembelih : Cinta selain Allah di hati, Tujuan : mengosongkan hati untuk Allah
  • Ma’rifat, yang disembelih : Rasa “aku yang beramal”, Tujuan : fana’, kembali ke Allah

Kesimpulan :  
* Saat menyembelih, ucapkan niat syariat dulu biar sah.  
* Setelah itu, hadirkan niat thariqat, hakikat, ma’rifat dalam hati.







HIZIB

Adalah kumpulan doa-doa atau amalan yang berguna untuk kekuatan spiritual baik jasmani maupun rohani (kerejekian, tolak bala, kekebalan, keselamatan, kesaktian dll). Contoh hizib : bahr, nasr, rifai, nawawi dll.

GEMBLENG

Ditempa melalui proses pengisian kekuatan gaib.




pelatihan seni penyembuhan
RAMALAN



aplikasi android