Kumpulan Nama Berdasarkan Metode Pythagoras


Anda bingung ingin memberikan nama pada anak? Kami memiliki koleksi ratusan ribu nama dan artinya yang bisa anda akses secara gratis. Koleksi nama terbaru akan kami tambahkan secara berkala dan ditampilkan secara acak (tidak berdasarkan abjad). Nama terbaru yang kami tambahkan akan ditampilkan pada halaman pertama. Gunakan menu pencarian untuk dibawah ini untuk mencari suatu nama.


Christ Jan Millard Banu Risma Rahmawati Mariana Ulfa Ihsan Alfino Braja Musti Nung Ernita Made Ayu Ratuoka Helinia Ki Rawa Pancar Sanu Ki Rawat Pancar Ahmadadrilsurya Ki Sura Jalasutra Goldie Talia
Dian Putra Windono Muhammad Faeyza Abrisam Goldies Ki Sura Suhaeri Goldy Hananto Widyo Wardono Ahmad Zaini Bodin Muhammad Rizky Ramadhan Wimpi Aditia Putra Mahendra Ernita Arya Widia Rahmawati Alexsandra Eka Subrata Tika Agustin Ahmad Adril Surya




DEWA

(bahasa Inggris: Deity) adalah makhluk supernatural yang menguasai unsur-unsur alam atau aspek-aspek tertentu dalam kehidupan manusia., disembah, dianggap suci dan keramat, dan dihormati oleh manusia. Dewa dianggap berwujud bermacam-macam, biasanya berwujud manusia atau binatang. Mereka hidup abadi. Mereka memiliki kepribadian masing-masing. Mereka memiliki emosi, kecerdasan, seperti layaknya manusia. Beberapa fenomena alam seperti petir, hujan, banjir, badai, dan sebagainya, termasuk keajaiban adalah ciri khas mereka sebagai pengatur alam. Mereka juga mengatur aspek-aspek dalam kehidupan manusia dan menentukan nasibnya. Mereka pula dapat memberi hukuman. Beberapa Dewa tidak memiliki kemahakuasaan penuh, mereka disembah dengan sederhana. Para makhluk supernatural yang menguasai unsur-unsur alam atau aspek-aspek tertentu dalam kehidupan manusia yang berjenis kelamin pria disebut Dewa, sedangkan Dewi adalah sebutan untuk yang berjenis kelamin wanita.

TANGGUH

Tangguh arti harfiahnya adalah perkiraan atau taksiran. Dalam dunia perkerisan maksudnya adalah perkiraan zaman pembuatan bilah keris, perkiraan tempat pembuatan, atau gaya pembuatannya. Karena hanya merupakan perkiraan, me-nangguh keris bisa saja salah atau keliru. Kalau sebilah keris disebut tangguh Blambangan, padahal sebenarnya tangguh Majapahit, orang akan memaklumi kekeliruan tersebut, karena bentuk keris dari kedua tangguh itu memang mirip. Tetapi jika sebuah keris buatan baru di-tangguh keris Jenggala, maka jelas ia bukan seorang ahli tangguh yang baik. Walaupun sebuah perkiraan, tidak sembarang orang bisa menentukan tangguh keris. Untuk itu ia perlu belajar dari seorang ahli tangguh, dan mengamati secara cermat ribuan bilah keris. Ia juga harus memiliki photographic memory yang kuat.


pelatihan seni penyembuhan
RAMALAN



aplikasi android