Senin Kliwon, 22 Juli 2024


Firasat Gerhana dan Artinya


firasat gerhana

Gerhana matahari atau gerhana bulan merupakan pertanda alam yang perlu diwaspadai. Dijaman dahulu orang-orang tua biasanya memiliki tafsiran sendiri ketika gerhana terjadi. Berikut adalah makna dari gerhana yang terjadi berdasarkan bulan islam (hijriyah).


Baca juga :

Jika ada gerhana pada bulan Muharram, maka alamat akan terjadi banyak penyakit, sandang pangan mahal; ada pemimpin bangsa yang meninggal pada tahun itu.

Jika ada gerhana pada bulan Safar maka alamat jarang hujan, laut surut, angin puyuh banyak terjadi, dan pada tahun akhir mengalami banyak hujan.

Jika ada gerhana pada bulan Rabi’ul awal, maka alamat orang-orang besar mengalami kesukaran dan orang-orang kecill merasa gembira.

Jika ada gerhana pada bulan Rabi’ul akhir, maka alamat banyak para pembesar merasa susah dan orang-orang kecil mengalami sakit.

Jika ada gerhana bulan Jurnadil awal waktu siang hari (gerhana matahari); maka alamat murah segala sesuatu, orang sama derajatnya, begitu pula-raja dan para menteri.

Jika ada gerhana pada bulan Jumadil akhir, maka alamat banyak hujan danl banyak kerbau sapi yang mati.

Jika ada gerhana pada bulan Rajah, maka alamat banyak terjadi perang saudara, perang dengan temannya sendiri, berselisih dengan pemimpinnya, akan tetapi bahan makanan murah dan banyak orang merasa gembira dan mendapatkan rahmat dari Allah

Jika ada gerhana pada bulan Sya’ban, maka alamat kasihan dengan temannya sendiril, bahan pangan/makanan murah dan cocok/sependapat dengan pemimpinnya.

Jika ada gerhana pada bulan Ramadhan, maka alamat orang pada rukun; banyak hujan dan petir serta banyak penyakit.

Jika ada gerhana pada bulan Syawal, maka alamat bahan makanan mahal.
 
Jika ada gerhana pada bulan Dzulqa’dah, maka amat banyak terjadi fitnah dan besar sekali terjadi kerusakan karena permusuhan.

Jika ada gerhana pada bulan Dzulhijjah, maka alamat akan mendapatkan kebahagiaan.

Untuk mengetahui kalender bulan islam silahkan merujuk pada link berikut ini : http://ramalanartinama.com/konversi-hijriyah.html







 


RAGA SUKMA

Raga Sukma atau Astral Projection adalah ilmu melepas sukma dimana jika sukma kita mampu keluar dari tubuh maka kita bisa menjelajah alam fisik dan juga alam gaib. Manfaatnya tentu bisa berkunjung ke berbagai negara, mengunjungi sanak saudara, bertemu dengan guru gaib/rijalulah, bertemu mahluk halus, mengagumi ciptaan Allah dll. Kemampuan meraga sukma juga sebagai sarana belajar ilmu kematian sehingga kematian tidak lagi sebagai hal yang perlu ditakuti. Dalam hadist dikatakan "matilah kamu sebelum kamu dimatikan". Atau dalam bahasa jawa "mati sakjroning urip" (matilah kamu selagi hidup).

TAPA NGALONG

Tapa ini juga begitu unik. Tapa ini dilakuakn dengan posisi tubuh kepala dibawah dan kaki diatas (sungsang). Pada tahap tertentu tapa ini dilakukan dengan kaki yang menggantung di dahan pohon dan posisi kepala di bawah (seperti kalong/kelelawar). Pada saat menggantung dilarang banyak bergerak. Secara fisik bagi yang melakoni tapa ini melatih keteraturan nafas. Biasanya puasa ini dibarengi dengan puasa Ngrowot.




RAMALAN


Grup Telegram Dunia Gaib

belajar metafisika