Senin Legi, 30 Maret 2026


Meriam Keramat : Wisata Mistis di Pulau Menangis


meriam keramat pulau menangis

Pulau menangis atau pulau pulau Miangas berada di Desa Miangas, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi utara. Miangas mengandung arti "menangis" karena konon pulau ini seringkali disinggahi para perampok sehingga banyak penduduknya yang menangis akibat penderitaan tersebut.

Salah satu destinasi wisata yang menarik namun cukup angker adalah "Meriam Keramat" yang terletak diatas bukit pulau menangis. Ada 4 meriam yang merupakan peninggalan Portugis dan masyarakat setempat menyebutnya dengan nama : opa, oma, papa, dan mama. Meriam-meriam ini juga dipercaya sebagai penjaga pulau karena meriam ini bukanlah meriam sembarangan karena mengandung hawa mistis yang dapat mencelakakan siapapun yang mengganggu pulau.


Baca juga :

Terlebih jika ada yang mencuri meriam itu alamatnya akan sial dan menderita. Siapapun yang mencuri meriam tersebut dipercaya akan mendapatkan bala atau malapetaka. Untuk bisa melihat meriam tersebut sebenarnya tidak bisa langsung begitu saja datang karena memerlukan izin dari kepala adat terlebih dahulu.

Salah satu meriam yang paling sering dicuri adalah meriam mama karena bentuknya yang kecil dan berbeda dengan ketiga meriam lainnya. Ada kisah dimana meriam itu dicuri oleh seseorang dari luar pulau dan ketika pencuri tersebut berada di dalam kapal, muncul badai dilaut yang tidak biasanya. Beruntung sang kapten kapal mengetahui ada sesuatu yang tidak lazim sehingga kemudian menggeledah penumpang kapal lalu ditemukanlah meriam tersebut dan kemudian dikembalikan kepada kepala adat.

Ada lagi kisah oknum tentara yang mencuri meriam. Tidak lama ia mengalami sakit yang tidak berkesudahan hingga rambutnya rontok. Dokter pun tidak bisa mendiagnosa penyakitnya tersebut. Warga pun mulai mencurigai ia mencuri meriam karena meriam tidak lagi ada ditempatnya. Akhirnya oknum tentara itu mengakui perbuatannya dan mengembalikannya ke kepala adat dan ajaibnya penyakitnya langsung sembuh. Kisah keangkeran meriam keramat ini banyak beredar dan biasanya diceritakan kepada para pendatang agar memetik pelajaran dari kisah tersebut untuk senantiasa menjaga benda-benda bersejarah.







TEPHRAMANCY

Merupakan suatu bentuk ramalan yang menggunakan abu yang dihasilkan dari pembakaran cabang-cabang pohon sebagai mediumnya.

TANGGUH

Tangguh arti harfiahnya adalah perkiraan atau taksiran. Dalam dunia perkerisan maksudnya adalah perkiraan zaman pembuatan bilah keris, perkiraan tempat pembuatan, atau gaya pembuatannya. Karena hanya merupakan perkiraan, me-nangguh keris bisa saja salah atau keliru. Kalau sebilah keris disebut tangguh Blambangan, padahal sebenarnya tangguh Majapahit, orang akan memaklumi kekeliruan tersebut, karena bentuk keris dari kedua tangguh itu memang mirip. Tetapi jika sebuah keris buatan baru di-tangguh keris Jenggala, maka jelas ia bukan seorang ahli tangguh yang baik. Walaupun sebuah perkiraan, tidak sembarang orang bisa menentukan tangguh keris. Untuk itu ia perlu belajar dari seorang ahli tangguh, dan mengamati secara cermat ribuan bilah keris. Ia juga harus memiliki photographic memory yang kuat.




pelatihan seni penyembuhan
RAMALAN




aplikasi android