Selasa Legi, 23 Juni 2026


Apa itu Santet, Pelet dan Tenung ?


ilmu santet

Banyak istilah dalam dunia mistik yang berkaitan dengan ilmu hitam misalnya santet, tenung, pelet, sihir, voodoo dan lain sebagainya. Semua istilah tersebut pada hakekatnya memiliki arti yang sama yakni ILMU HITAM. Ilmu hitam adalah ilmu yang memanfaatkan kerjasama antara manusia dan mahluk halus dengan tujuan yang bersifat jahat kekuatan.

Ilmu hitam merupakan salah satu ilmu tertua di dunia karena sejak jaman para Nabi pun ilmu ini sudah eksis dan bahkan hingga sampai saat ini pun ilmu hitam masih marah digunakan untuk berbagai keperluan seperti mencelakai orang, mengalahkan pesaing bisnis-karir-percintaan, merusak rumah tangga orang dll.


Baca juga :

Dalam agama Islam, ilmu hitam lebih dikenal dengan istilah ilmu sihir. Jadi istilah sihir itu sudah mencakup ilmu santet, pelet, tenung dll. Namun demikian secara detail, sebenarnya ada perbedaaan antara santet, pelet dan tenung dilihat dari efek yang ditimbulkannya.

1. Ilmu Santet

Santet merupakan sejenis ilmu hitam yang digunakan untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh. Untuk menyerang dari jarak jauh secara tepat, biasanya dibutuhkan data seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nama ortu dan foto atau benda yang pernah dipakainya. Makin lengkap datanya, makin akurat serangan santetnya.

Santet menyerang dengan energi tanpa membawa benda mati seperti jarum, kawat, silet, jerami dan sejenisnya sehingga korban santet jika di rontgen tidak akan ditemukan benda-benda tersebut di dalam tubuhnya. Orang yang terkena santet biasanya mengeluh seperti orang terkena sakit medis seperti stroke, jantung, sakit kepala, pusing/linglung dan sejenisnya. Pada santet tingkat tinggi, korbannya bisa mengalami mati mendadak seperti serangan jantung, stroke atau kecelakaan di jalanan sehingga kematiannya akan dianggap wajar oleh orang awam.


2. Ilmu Tenung

Tenung sama seperti santet hanya saja bedanya adalah ilmu tenung menggunakan benda mati atau benda hidup untuk menyerang korban. Korban yang terkena biasanya ada benda-benda aneh didalam tubuhnya seperti jarum, jerami, beling hingga mahluk hidup seperti kelabang bahkan kalajengking. Korban yang disusupi tenung biasanya terdapat perubahan pada tubuhnya seperti perut yang menggelembung atau bengkak dibagian tubuh, sering keluar darah.

Serangan ilmu tenung lebih berbahaya daripada santet dan ketika serangan itu datang biasanya terdengar ada gelas, piring yang pecah tanpa sebab, keramik dirumah pecah atau lepas, atau terdengar suara dentuman saat tenung tiba dirumah korban.


3. Ilmu Pelet

Berbeda dengan santet dan tenung yang targetnya adalah mencelakai korban, ilmu pelet digunakan agar orang yang dituju tergila-gila kepada pengirim ilmu pelet tersebut. Korban akan rindu dan cinta berat pada pengirimnya. Ilmu pelet biasanya memggunakan khodam tertentu yang sifatnya mampu membolak balik hati dan pikiran seseorang. Sifatnya dapat memaksa apalagi jika korban tidak memiliki pagaran gaib yang kuat.

Ilmu pelet biasanya digunakan jika cinta ditolak atau pernah dihina lawan jenis atau untuk menguasai harta korban dengan jalan menikahinya melalui ilmu pelet. Ilmu pelet hanya bekerja untuk mereka yang sudah saling kenal atau minimal pernah kenalan karena alam bawah sadar korban akan dikuasainya juga dengan ilmu pelet sehingga dapat membolak-balik hati/perasaan.







HATAM

Artinya tamat. Yakni tanda dari seseorang yang dianggap selesai dalam menjalankan laku batin dan lalu melakukan hataman (selamatan) dengan jeni makanan tertentu.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.




pelatihan seni penyembuhan
RAMALAN




aplikasi android