FIRASAT
Gejala atau tanda-tanda suatu peristiwa akan terjadi. Indera untuk menerima atau merasakan adanya firasat, disebut indera batin atau indera ke 6. Firasat datang dapat melalui getaran hati tanpa sebab-sebab yang melatarbelakanginya, namun dapat juga datang setelah melihat suatu kejadian alam yang disebut titen yaitu kebiasaan suatu kejadian berdasarkan tanda-tanda alam.
LUK
Istilah ini digunakan untuk bilah keris yang tidak lurus, tetapi berkelok atau berlekuk. Luk pada keris selalu gasal, tidak pernah genap. Hitungannya mulai dari luk tiga, sampai luk tigabelas. Itu keris yang normal. Jika luknya lebih dari 13, dianggap sebagai keris yang tidak normal, dan disebut keris kalawijan atau palawijan.
Jumlah luk pada keris selalu gasal, tidak pernah genap. Selain itu, irama luk keris dibagi menjadi tiga golongan. Pertama, luk yang kemba atau samar. Kedua, luk yang sedeng atau sedang. Dan ketiga, luk yang rengkol -- yakni yang irama luknya tegas.