Sabtu Wage, 12 Juni 2021
2 DzulQa'dah 1442 Hijriyah


Khasiat Surah Yasin Ayat 9


Berikut adalah khasiat surah yasin ayat 9 yang bisa digunakan untuk memproteksi dari berbagai kejahatan.

Doanya :

"WA-JA ‘ALNA MIN BAINI AIDIIHIM SADDAN WA MIN KHALFIHIM SADDAN FA AGHSYAINAAHUM FAHUM LA YUBSHIRRUN"

dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

Tata Cara Pemanfaatan :

1. Tuliskan ayat di atas menggunakan spidol yang tidak terhapus oleh air (spidol permanen) di sebuah piring melingkar lalu bungkus dengan plastik tahan air dan piring itu tanamlah di halaman rumah. Insya allah rumah (gedung) anda akan aman dari kejahatan pencurian, perampokan dll dengan ijin Allah.  

2. Ayat di atas juga bisa untuk melindungi diri kita dari bahaya dengan cara membacanya 7x pada saat saat yang genting. Kita akan lolos dari bahaya.

3. Bila ingin memiliki amalan memagari rumah (biasanya untuk paranormal) maka ayat diatas diwiridkan sebanyak 1000x selama 7 hari. Anda akan mampu memagari rumah dengan cara membacanya 7x di sebuah rumah yang dipagari. makhluk halus akan pergi dan kejahatan akan menjauh.
 








ILAFI

Jiwa yang terhalus yang sudah mampu bertemu dengan Tuhan.

KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.