Rabu Wage, 20 Oktober 2021
13 Rabiul Awwal 1443 Hijriyah


Inilah Tanaman Pembawa Keberuntungan


tanaman pembawa hoki keberuntungan

Selain manusia, tuhan telah menciptakan mahluk lain yaitu tanaman. Fungsi dari tanaman ini adalah sebagai penyeimbang ekosistem alam serta untuk membantu tugas manusia sebagai pemimpin mahluk di dunia ini.

Menurut ahli spiritual, semua tanaman sejatinya bergerak dan juga mengalami rasa sakit. Hal ini juga diakui oleh praktisi biologi dari berbagai tahapan penelitian ilmiah. Manusia hidup di dunia memang tidak lepas dari untung dan  rugi. Jika mereka mendapat keuntungan atau hoki, mereka akan gembira. Sebaliknya jika mereka mendapat kerugian atau kesialan, maka mereka akan marah, sedih, menggerutu dll.  


  • Baca juga : Watak Seseorang Berdasarkan Golongan Darah O

  • Benarkah Hoki dan Kesialan Bisa dilihat dari Tanaman? menurut pakar metafisika, ternyata tanaman tanaman memiliki identitas pembelajaran terhadap manusia dalam bentuk keuntungan dan kerugian. Keuntungan disini berhubungan dengan hoki sedangkan kerugian biasanya diakibatkan oleh sifat apes atau kesialan. Tanaman hoki artinya mampu menarik energi negatif dan memberikan pengaruh pada lingkungan sekitarnya sedangkan tanaman pembawa sial menyedot energi negatif sehingga berpengaruh pada lingkungan sekitarnya. Berikut ini adalah beberapa tanaman yang membawah hoki dan juga kesialan, diantaranya adalah :

    Tanaman yang membawa Hoki (Keberuntungan):

    1. Bunga Matahari
       Efek : Menciptakan Ketentraman dan Kebahagiaan
    2. Bunga Teratai
       Efek : Menciptakan Kesejahteraan Dan Keharmonisan
    3. Bunga Keladi Besar
       Efek : Rumah Bebas Dari Pencurian
    5. Bunga Kuping Gajah
       Efek : Bunga Membawa Rejeki
    6. Bunga Mawar
       Efek : Mendatangkan Rejeki
    7. Bunga Ekor Tupai
       Efek : Mendatangkan Berkah Dan Kebajikan
    8. Bunga Palem Merah
       Efek : Melindungi Diri Dari Santet Dan Guna Guna
    9. Bunga Panchira Atau Pohon Uang
       Efek : Membawa Rejeki
    10. Bunga Pandan
       Efek : Mengamankan Ayam Dari Serangan Musang Di Malam Hari.
    11. Pohon Naga
       Efek : Membawa Suasana Syahdu Dan Harmonis
    12. Bunga Sedap Malam
       Efek : Menciptakan Ketentraman dan Kebahagiaan

    Tanaman Membawa Sial:

    1. Anggur
       Efek : Membawa Kebangkrutan
    2. Pohon Aren
        Efek : Tempat Paling Disukai Mahluk halus
    3. Pohon Blimbing Wuluh
       Efek : Tempatnya Mahluk Halus Mengganggu Manusia
    4. Bunga Bougenvil
       Efek : Membuat Anggota Keluarga Tidak Betah
    5. Cabai
       Efek : Membawa Kesedihan, Kecurigaan  Dan Pertengkaran
    6. Jagung
       Efek : Mudah Sekali Sakit, dan Sering Konflik Dengan Tetangga
    7. Nangka
       Efek : Mudah Sakit
    8. Pepaya
       Efek : Tanaman Pembawa Sial
    9. Pohon Pinang
       Efek : Susah Diatur, Cuek Dengan Sekeliling
    10. Pisang Hias
       Efek : Hati Hati, Tanaman Pembuat Sial
    11. Pohon Sirsak
       Efek : Tempat Mahluk Jin Pengganggu

    Tanaman Pembawa Kekuatan :

    1. Pohon Bangle
       Efek : Untuk Mengusir Mahluk Halus
    2. Pohon Hanjuang
    Efek : Untuk Menolak Bala, Bahaya Serangga Dan Bisa Di Pakai Untuk Mengusir Hama  Tanaman
    3. Pohon Keladi Hitam
       Efek : Menangkal Santet dan Sihir
    4. Pohon Kelor
       Efek : Bisa Digunakan Untuk Mengatasi Santet Dan Teluh
    5. Pohon Kenanga
       Efek : Untuk Menangkal Black Magic
    6. Bunga Melati
       Efek : Membawa Keagungan Dan Kesejahteraan
    7. Pohon Sawo Kecik
       Efek : Membawa Kewibawaan Dan Kehormatan
    8. Pohon Tebu Hitam
       Efek : Untuk Mengusir Black Magic

    Demikianlah tanaman tanaman yang ternyata bisa membuat anda hoki atau justru akan membuat anda mengalami kesialan. Silahkan anda percaya atau tidak. Tapi yang jelas, hal hal yang mitos atau tidak masuk akal, terkadang memang benar benar terjadi.








    KALENDER JAWA

    Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.

    SPODOMANCY

    Merupakan suatu bentuk ramalan yang menggunakan ilalang sebagi mediumnya.




    Advertorial

    Grup Telegram Dunia Gaib

    belajar metafisika