Senin Pon, 15 Agustus 2022
17 Muharam 1444 Hijriyah


 

Arti Nama Maya Oktafianasari

Berikut adalah Arti Nama Maya Oktafianasari berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

MAYA OKTAFIANASARI
arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(800) Keangkeran dan pengaruh kekuasaan
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(32) Pernikahan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(8) Perasaan pada keadilan
POSITIF : 56%


MAYA
Arti namanya adalah :
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(32) Pernikahan
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
POSITIF : 40%


OKTAFIANASARI
Arti namanya adalah :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(90) Kesesatan dan kedukaan
(8) Perasaan pada keadilan
POSITIF : 40%



Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama





AKTIVASI OTAK TENGAH

Aktivasi Otak Tengah adalah aktivasi otak atau stimulasi otak yang menggunakan cara-cara yang menyenangkan, membuat gembira. Aktivasi otak tengah biasanya adalah untuk anak dimana anak diajarkan cara menyeimbangkan kemampuan otak kiri-kanan sehingga intuisinya muncul dan dapat didemokan berbagai permainan dengan mata tertutup.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.



Advertorial

Grup Telegram Dunia Gaib

belajar metafisika