Minggu Wage, 25 Oktober 2020
8 Rabiul Awwal 1442 Hijriyah


Mengenal Chakra Muladhara


chakra dasar

 

Muladhara berasalah dari bahasa sansekerta yakni "moola" yang berarti akar. Atas dasar inilah, chakra muladhara juga ditempatkan pada akar sistem chakra dari tubuh manusia dan berdampak besar pada eksistensi manusia secara keseluruhan. Letak chakra muladhara ada di tulang ekor. Oleh karenanya, chakra ini juga biasa disebut chakra dasar. Pemahaman mengenai chakra ini sangatlah penting, mengingat muladhara merupakan pondasi yang perlu dikokohkan sebelum menuju ke tingkat spiritual yang lebih tinggi.

Chakra ini mempunyai simbol bunga teratai yang mempunyai empat helai kelopak. Chakra ini menyerap energi bumi yang berorientasi pada pemeliharaan dan perawatan diri, merasa nyaman, dan aman. Chakra muladhara merupakan chakra dasar yang berhubungan dengan daya tahan fisik, kemauan untuk bertahan hidup, dan vitalitas. Chakra ini mengendalikan dan memberi energi pada otot dan sistem kerangka, tulang punggung, kelenjar adrenal, juga memproduksi dan memengaruhi sifat darah yang dihasilkan. Selain itu, chakra ini juga memengaruhi dan memberi energi pada organ vital.

Orang yang mengalami gangguan fungsi pada chakra ini akan punya keluhan pada wasir, nyeri tulang paha, nyeri tulang sacrum, rematik, masalah disfungsi reproduksi, haid tidak teratur, radang sendi, gangguan tulang punggung, gangguan pertumbuhan, vitalitas yang rendah, gangguan darah, kanker, leukemia, alergi, dan lambatnya penyembuhan luka dan tulang, dan lain-lain. Sedangkan dampak secara psikologisnya, jika lemah pada chakra ini orang akan cenderung
mempunyai rasa takut berlebih.










BELOMANCY

Metode ramalan kuno dengan cara melepaskan anak panah. Metode ramalan ini dikenal dengan banyak bentuk. Masyarakat Babylonia dan Syria melekatkan label berisi angka-angka pada anak panah tersebut yang kemudian ditembakkan sejauh mungkin. Cara lainnya yakni dengan menembakkan anak panah ke udara dan kemudian arah serta bentuk pendaratan dari anak panah tersebut ditafsirkan. Metode lainnya dipergunakan oleh masyarakat Yunani dan kemudian oleh masyarakat Arab adalah dengan menembakkan anak panah ke sebuah batu lalu tanda-tanda yang dihasilkan dari tembakan anak panah tersebut ditafsirkan. Sedangkan metode yang dipakai oleh masyarakat Tibet adalah dengan menempatkan dua anak panah dengan ujung lancip mengarah ke bawah di dalam sebuah wadah kemudian mereka akan mengartikan pergerakkan yang terjadi didalamnya. Metode lain adalah dengan melekatkan tulisan-tulisan berisi ramalan pada anak panah lalu dipilih secara acak.

NUMEROLOGY

Metode ramalan yang menafsirkan arti-arti angka, tanggal dan jumlah huruf.


belajar metafisika