Senin Kliwon, 31 Agustus 2026


Dataran Tinggi Dieng : Tempat Tirakat Memburu Pangkat


goa semar dieng

Di perbukitan yang memisahkan Telaga Warna dan Pengilon di kompleks wisata alam Dataran Tinggi Dieng terdapat goa-goa yang sering digunakan meditasi oleh para spiritualis. Goa-goa tersebut tidaklah besar, sehingga jika tanpa pemandu akan kesulitan menemukannya. “Bagi para spiritualis Goa Semar dipercaya paling kuat untuk laku spiritual,” jelas pemandu wisata Mushodiq kepada Koran Merapi belum lama.

Goa tersebut memiliki kedalaman sekitar 4 meter. Ruang di dalamnya diperkirakan dapat menampung sepuluh orang untuk melakukan sesirih. Ruangan ini dipercaya pernah digunakan Ki Lurah Semar untuk bersamadi. Tidak perlu repot bertapa sambil duduk bersila. Tirakat yang dijalani di goa ini bisa dilakukan dengan tiduran. Bahkan yang tidak sanggup melek semalam suntuk diperbolehkan tidur, asal tetap memiliki tekat yang kuat. Persyaratan yang harus dilakukan sebelum melakukan tirakat adalah menghubungi juru kunci. Tanpa peran juru kunci bisa fatal, pasalnya ada beberapa hal yang harus dijelaskan sebelum tirakat. Baik menyangkut pantangan maupun apa yang harus dilakukan. Selain itu, pintu goa telah di tutup dengan pintu besi, hanya juru kuncilah yag bisa membuka, karena kunci dibawanya. “Banyak yang diminta pelaku tirakat.

Pada zaman SDSB atau Porkas, orang banyak meminta nomor buntut. Kini kebanyakan meminta naik pangkat atau menduduki posisi tertentu di kantor. Juga ada yang meminta untuk dekat jodoh atau dilancarkan rezekinya. Ada pula yang meminta karunia agar panjang umurnya dan sehat atau sembuh dari penyakit yang dideritanya,” katanya. Hari-hari yang dikeramatkan adalah malam Jumat Kliwon dan Selasa Wage. Dipercaya pada malam tersebut paling bagus dan tepat untuk laku tirakat. Konon permintaan akan terkabul dengan syarat lulus serangkaian ujian selama menjalani tirakat. Ujian yang dimaksud antara lain badai, godaan harta dan benda, serta wanita.







TANGGUH

Tangguh arti harfiahnya adalah perkiraan atau taksiran. Dalam dunia perkerisan maksudnya adalah perkiraan zaman pembuatan bilah keris, perkiraan tempat pembuatan, atau gaya pembuatannya. Karena hanya merupakan perkiraan, me-nangguh keris bisa saja salah atau keliru. Kalau sebilah keris disebut tangguh Blambangan, padahal sebenarnya tangguh Majapahit, orang akan memaklumi kekeliruan tersebut, karena bentuk keris dari kedua tangguh itu memang mirip. Tetapi jika sebuah keris buatan baru di-tangguh keris Jenggala, maka jelas ia bukan seorang ahli tangguh yang baik. Walaupun sebuah perkiraan, tidak sembarang orang bisa menentukan tangguh keris. Untuk itu ia perlu belajar dari seorang ahli tangguh, dan mengamati secara cermat ribuan bilah keris. Ia juga harus memiliki photographic memory yang kuat.

FATWA

jawaban yang diberikan oleh para ahli atas suatu permasalahan yang muncul di masyarakat misalnya fatwa halal/haram tentang bayi tabung, kloning, narkoba dll.




pelatihan seni penyembuhan
RAMALAN



aplikasi android