Senin Kliwon, 4 Maret 2024


 

Arti Nama Tatrin Elma

Berikut adalah Arti Nama Tatrin Elma berdasarkan metode Pythagoras.
 
 

Arti Nama TATRIN ELMA :
(8) Perasaan pada keadilan
(17) Kecelakaan dan tabiat pelupa
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(80) Kesembuhan
(6) Pekerjaan yang sempurna
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
POSITIF : 86%


Arti Nama TATRIN :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(300) Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
POSITIF : 100% :


Arti Nama ELMA :
(2) Kerusakan, kebinasaan dan kematian
(11) Sakit, Cacat, keributan, hukuman dan lupa pada kewajiban
(50) Pengampunan dan kemerdekaan
(6) Pekerjaan yang sempurna
POSITIF : 50% :



Metode Pythagoras bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut. Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan perhitungan arti nama silahkan klik Arti Nama. Bagi yang ingin mencari nama, gunakan menu pencarian dibawah ini.




 


ASMAUL HUSNA

Nama-nama Allah yang indah, berjumlah 99. Nama-nama ini diyakini memiliki manfaat tersendiri apabila di zikirkan secara khusus. Misalnya "Ya Rohman, Ya Rohim" bisa digunakan untuk pengasihan, atau "Ya Qowiyyu" untuk kekuatan dll.

WUKU

Wuku adalah nama sebuah siklus waktu yang berlangsung selama 30 pekan. Satu pekan atau minggu terdiri dari tujuh hari sehingga satu siklus wuku terdiri dari 210 hari. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) terutama digunakan di Bali dan Jawa. Ide dasar perhitungan menurut wuku ini adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara(pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti. Misalkan hari Sabtu-Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.




RAMALAN


Grup Telegram Dunia Gaib

belajar metafisika