Minggu Wage, 25 September 2022


Karakter Seseorang Berdasarkan Golongan Darah A


karakter golongan darah A

Di Jepang, membaca karakter berdasarkan golongan darah sangat populer dan bahkan digunakan sebagai faktor penting saat merekrut seseorang dalam pekerjaan. Hubungan darah dan karakter ditemukan oleh Prof.Takeji Furukawa yang mendalami bidang psikologi. Golongan darah dipercaya dapat mempengaruhi manusia terhadap cara berpikir, berucap dan bertindak. 


Karakter Golongan Darah A :

- Memiliki karakter yang kuat, tetap tenang dalam menghadapi situasi yang kritis (tidak mudah panik). 


Baca juga :

- Cenderung menghindari konfrontasi, debat, perselisihan. 

- Kurang nyaman berkumpul dengan banyak orang. Lebih suka mengasingkan diri dan pemalu.

- Lebih suka bekerja sendiri dibanding bekerja dalam tim.

- Sopan dan penuh tanggung jawab. 

- Kreatif, artistik, cenderung perfeksionis.

- Mengedepankan logika dibanding perasaan.


Gaya Komunikasi Golongan Darah A :

- Lebih suka mendengarkan, jarang memotong pembicaraan.

- Memberikan anggukan dan senyuman saat mendengarkan.

- Tanggapan, pernyataan dan pertanyaan akan diberikan setelah selesai mendengarkan lawan bicara.

- Saat bertanya akan sangat detail dan mendalam.

- Sopan saat menyampaikan pandangan. 

- Menyukai informasi berbasis fakta daripada fiksi. Tema pembicaraan

- Gaya bicaranya cenderung serius, dingin.

- Menghindari topik pembicaraan yang konfrontatif, spekulatif, polemik, gosip hoax dan sejenisnya.


Kekuatan dan Kelemahan :

- Tegas dan disiplin.

- Kurang bijaksana sehingga kerap tidak mentolerir kesalahan orang lain.

- Kurang fleksibel atau terlalu kaku dalam menyikapi sesuatu.


Profesi yang Cocok :

- Aparat Hukum

- Auditor

- Pengawas proyek dan sejenisnya.


Catatan : jika ternyata karakter berdasarkan golongan darah menurut anda tidak cocok terhadap diri anda maka artinya ada faktor lain yang mempengaruhi yakni faktor lingkungan seperti keluarga, tetangga, teman sepermainan, teman kerja dan lain-lain. Hal ini wajar karena kepribadian manusia tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal saja namun juga faktor eksternal (lingkungan).

Artikel serupa :








DAPUR

Adalah istilah yang digunakan untuk menyebut nama bentuk atau type bilah keris. Dengan menyebut nama dapur keris, orang yang telah paham akan langsung tahu, bentuk keris yang seperti apa yang dimaksud. Misalnya, seseorang mengatakan: "Keris itu ber-dapur Tilam Upih", maka yang mendengar langsung tahu, bahwa keris yang dimaksud adalah keris lurus, bukan keris yang memakai luk. Lain lagi kalau disebut dapur-nya Sabuk Inten, maka itu pasti keris yang ber-luk sebelas. Dunia perkerisan di masyarakat suku bangsa Jawa mengenal lebih dari 145 macam dapur keris. Namun dari jumlah itu, yang dianggap sebagai dapur keris yang baku atau mengikuti pakem hanya sekitar 120 macam saja. Serat Centini, salah satu sumber tertulis, yang dapat dianggap sebagai pedoman dapur keris yang pakem memuat rincian jumlah dapur keris sbb: Keris lurus ada 40 macam dapur. Keris luk tiga ada 11 macam. Keris luk lima ada 12 macam. Keris luk tujuh ada 8 macam. Keris luk sembilan ada 13 macam. Keris luk sebelas ada 10 macam. Keris luk tigabelas ada 11 macam. Keris luk limabelas ada 3 macam. Keris luk tujuhbelas ada 2 macam. Keris luk sembilan belas, sampai luk duapuluh sembilan masing-masing ada semacam. Namun, menurut manuskrip Sejarah Empu, karya Pangeran Wijil, jumlah dapur yang dianggap pakem lebih banyak lagi. Catatan itu menunjukkan dapur keris lurus ada 44 macam, yang luk tiga ada 13 macam, luk sebelas ada 10 macam, luk tigabelas ada11 macam, luk limabelas ada 6 macam, luk tujuhbelas ada 2 macam, luk sembilanbelas sampai luk duapuluh sembilan ada dua macam, dan luk tigapuluh lima ada semacam. Jumlah dapur yang dikenal sampai dengan dekade tahun 1990-an, lebih banyak lagi.

RAGA SUKMA

Raga Sukma atau Astral Projection adalah ilmu melepas sukma dimana jika sukma kita mampu keluar dari tubuh maka kita bisa menjelajah alam fisik dan juga alam gaib. Manfaatnya tentu bisa berkunjung ke berbagai negara, mengunjungi sanak saudara, bertemu dengan guru gaib/rijalulah, bertemu mahluk halus, mengagumi ciptaan Allah dll. Kemampuan meraga sukma juga sebagai sarana belajar ilmu kematian sehingga kematian tidak lagi sebagai hal yang perlu ditakuti. Dalam hadist dikatakan "matilah kamu sebelum kamu dimatikan". Atau dalam bahasa jawa "mati sakjroning urip" (matilah kamu selagi hidup).



Advertorial

Grup Telegram Dunia Gaib

belajar metafisika