Rabu Legi, 29 Juni 2022
29 DzulQa'dah 1443 Hijriyah


 

Arti Nama Delvia Gustina

Berikut adalah Arti Nama Delvia Gustina berdasarkan metode Pythagoras. Metode ini bukanlah mengartikan nama berdasarkan suatu bahasa namun mengartikan nama dengan menghitung tiap hurufnya dimana tiap huruf tersebut mengandung nilai dan arti tertentu sehingga satu huruf pun akan berpengaruh pada arti nama tersebut.
 
 

DELVIA GUSTINA
arti namanya adalah :
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
(16) Kecintaan dan kebahagiaan
(100) Berkah Tuhan
(80) Kesembuhan
(6) Pekerjaan yang sempurna
(1000) Sifat pengasih dan penyayang
(700) Kekuatan
(39) Suka pujian
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(47) Umur panjang dan bahagia
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
POSITIF : 85%


DELVIA
Arti namanya adalah :
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(19) Kebodohan
(700) Kekuatan
(39) Suka pujian
(30) Kemasyhuran dan pernikahan
(9) Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
POSITIF : 67%


GUSTINA
Arti namanya adalah :
(6) Pekerjaan yang sempurna
(15) Beribadah, baik dan sopan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(47) Umur panjang dan bahagia
(40) Pesta, kegembiraan dan pernikahan
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
POSITIF : 84%



Tidaklah mudah mendapatkan arti nama yang 100% positif semua, diharapkan nama mengandung arti yang positif minimal 65%. Jika arti nama mayoritas sudah positif maka anda bisa mengecek apakah nama tersebut sudah sinkron dengan tanggal kelahiran ataukah belum. Silahkan cek di menu Nama Hoki. Bagi yang ingin melakukan pencarian arti nama lainnya silahkan klik Arti Nama





AJI PANGLIMUNAN

adalah ilmu menghilang atau ilmu gaib yang mampu menghilangkan fisik orang yang menggunakannya. Ilmu ini biasanya bertujuan agar musuh tidak melihat dirinya.

KALENDER JAWA

Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.



Advertorial

Grup Telegram Dunia Gaib

belajar metafisika