Kamis Pahing, 23 September 2021
15 Safar 1443 Hijriyah


Chakra Swadhisthana dan Karakteristiknya


Chakra Swadhisthana

Sebagaimana chakra muladhara, Swasdhisthana juga berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti tempat tinggal tersendiri. Chakra ini terletak di sacral plexus, alat reproduksi, pinggul dan pinggang. Chakra ini mempunyai unsur air dan berwarna jingga. Simbol chakra ini adalah bunga teratai dengan enam helai kelopak.


  • Baca juga : Apa Itu Chakra ?

  • Orientasi chakra ini adalah hasrat atau gairah. Chakra ini melingkupi kelenjar gonad. Chakra ini berperan dalam berbagai kejadian dan peristiwa yang terjadi pada tubuh manusia. Chakra ini secara langsung juga bertanggung jawab pada pencerahan manusia dan berbagai emosi dalam tubuh manusia, seperti inspirasi, kreativitas, pengetahuan, dan konsentrasi. Adapun tugas utama dari chakra ini adalah untuk menyerap atau mendistribusikan prana dan organ kemih.

    Swadhistana juga memengaruhi fisik dan mental manusia. Swadhistana yang lemah dapat mengakibatkan terganggunya sistem tertentu dalam tubuh manusia, juga akan berakibat pada menurunnya hasrat dan kandung kemih. Ketidakseimbangan dalam chakra ini membuat seseorang mudah merasa diabaikan atau ditolak. Kreativitasnya akan menghilang dan akan merasa terbebani secara emosional. Untuk orang-orang dengan kelemahan pada chakra ini, disarankan ketika mengaktifkan chakra ini, jangan gugup, harus tenang dan bersikap positif.

    Sebaliknya, swadhistana yang aktif akan menciptakan keharrmonisan dan kedamaian tubuh. Orang yang dapat berkonsentrasi pada chakra ini tidak akan mempunyai rasa takut terhadap apa pun. Ia akan mempunyai kontrol dan pengetahuan tentang kesadaran dan dapat mengembangkan kekuatan psikisnya. Orang dengan swadhistana aktif juga biasanya terbebas dari makanan yang mengandung daging dan keinginan materialistis sehingga dirinya menjadi murni.

    Adapun beberapa gerakan yoga yang dapat mengaktifkan chakra ini adalah semua postur yang melenturkan sendi pinggul, seperti baddhakonasana (postur kupu-kupu), omkarasana (postur kaki bertumpu pada kepala), kapothasana (postur raja merpati), upavishtakonasana (postur meregangkan kaki dan menekuk ke depan), dan hanumanasana (postur raja kera).








    PARANORMAL

    adalah orang yang mempunyai ilmu Metafisika, sehingga mampu mengerjakan, melihat ataupun berhubungan dengan hal-hal alam gaib / kasat mata, yang tidak dapat di raih oleh manusia biasa. Sebagian dari mereka memanfaatkan ilmunya untuk dijadikan pekerjaan tetap mereka untuk mencari nafkah, dengan cara membantu masyarakat sekitar. Paranormal mendapatkan ilmunya dengan berbagai macam cara, belajar sendiri, belajar kepada orang lain, memperdalam ilmu agama, dan lain sebagainya. Ada sebagian paranormal yang merangkap dirinya sebagai dukun, tetapi ada juga sebagian lainnya yang tidak, bahkan mereka sangat tersinggung bilamana dirinya dianggap dukun.

    STICHOMANCY

    Merupakan suatu bentuk ramalan dengan cara melemparkan buku dan memilih secara acak lembaran-lembaran buku untuk tujuan peramalan.




    Advertorial

    zodiak

    belajar metafisika

    aplikasi android