Minggu Kliwon, 13 Juni 2021
3 DzulQa'dah 1442 Hijriyah


Mistik Hewan dan Pengaruhnya pada Manusia


fengshui hewan

Hewan walaupun tidak memiliki kemampuan berpikir layaknya manusia namun secara supranatural memiliki pengaruh gaib dan bisa membawa keberuntungan atau bahkan kesialan. Penting sekali bagi anda yang hobi memelihara hewan agar dapat memilih hewan yang dapat membawa kebaikan pada hidup anda dan bukan sebaliknya. Simak info berikut ini hewan apa sajakah yang memiliki pengaruh gaib pada manusia.

Binatang terbaik: burung ocehan, untuk penangkal santet (bila ada santet maka yang kena burung ini). Juga unggas yang lain, seperti bebek, mentok, dan angsa. Dan bebas dipelihara tidak tergantung shio pemilik. Berbeda dengan binatang liar/buas yang tergantung shio pemiliknya. lkan tergantung elemen tahun dan elemen shio. Lele putih terbaik untuk tolak santet. Sedang ayam kalkun bisa menolak bahaya api (kebakaran) dan kekuatan magis, baik untuk kantor, rumah, atau pabrik.


  • Baca juga : Fengshui Hewan Pembawa Keberuntungan

  • Burung mambruk bisa digunakan untuk keselamatan. Ayam kate meredam pertengkaran khususnya pancawarna atau lima warna, juga ayam tekung ekor bulat. Burung peking kaji bisa membuat pemeliharanya bertambah arif bijaksana, soleh. Burung kepodang sepasang yang dipelihara sejak kecil bisa bawa hoki. Burung puter (derkuku) juga baik dipelihara, namun ada kepercayaan di orang-orang lama kalau pelihara burung ini pemiliknya harus berumur minimal 50 tahun, kalau tidak bisa “muter-muter”.

    Burung srinditan sepasang juga bisa tolak segala black magic. Burung kasturi (burung merah dari Sulawesi) juga bisa menolak bahaya api dan maling. Glatik putih (minimal sepasang) bisa membawa rejeki. Perkutut putih bisa menaikkan derajat (mangku) derajat, anak pintar,jadi sarjana, dll.

    Perhatian :

    Jangan membunuh burung gereja dan manyar. Tidak baik karena bisa kualat. Jangan sekali-kali memelihara blekok atau kuntul karena membawa sengsara. Jangan juga menembak burung ini karena bisa mati sendiri. Jangan dirantai karena yoni-nya bisa terkekang. Kura-kura sangat bagus untuk rejeki dan umur panjang, minimal dua, di rumah bagian belakang. Kura-kura adalah hewan yang berkaitan dengan fengshui, punggungnya melambangkan pakwa.

    Kucing

    Belang telon (belang tiga): melepaskan sial, mengundang kekayaan. Kucing bisu: bisa kaya raya. Kecubung kasian (warna ungu) bisa meningkatkan drajat. Kucing ekor bundel: membawa kekayaan. Kucing hitam mulus tidak baik, bisa bikin sengsara.

    Anjing

    Anjing Hitam mulus: menolak black magic, rampok, maling, dll. Hewan ini harus dipelihara dengan baik hingga dia meninggal sendiri. Setelah meninggal sendiri dimandikan dengan bunga setaman baru di ambil kemaluannya dan jasadnya di makamkan berikut bunganya. Kemaluan tersebut di beri pengawet dan di keringkan untuk di bawa kemana pergi atau di gantung dalam rumah. Jadi bukan di bunuh, bila di bunuh khasiatnya hilang.

    Anjing Berkaki kaos kaki dipercaya bisa membawa keselamatan. Perut kendit (memiliki semacam ikat pinggang) : membawa rejeki besar. Kepala topi (warna beda dengan tubuh) : berwibawa, disegani siapapun. Belang tiga atau belang yuyang memiliki tuah kerejekian dan wibawa.

    Hewan liar kecil

    Kedatangan tokek di rumah berarti kedatangan rejeki. Memelihara cicak berekor dua bisa mendatangkan rejeki dan tuah  dalam suatu permainan.Memelihara kadal berekor dua bisa mendatangkan rejeki dan tuah keburuntungan dalam suatu permainan (cicak didengar suaranya, kadal dilihat gerak ekornya).








    GEOMANCY

    Metode ramalan yang menggunakan bumi sebagai mediumnya yakni dengan menafsirkan bentuk tanah dan pengaruh arus bumi. Metode ini termasuk juga menafsirkan titik-titik bumi, pola-pola yang dihasilkan oleh segenggam tanah yang jatuh ke dataran, menafsirkan gundukan, bunyi dan gerakan retakan-retakan yang dihasilkan oleh lumpur yang mengering.

    TAPA NGALONG

    Tapa ini juga begitu unik. Tapa ini dilakuakn dengan posisi tubuh kepala dibawah dan kaki diatas (sungsang). Pada tahap tertentu tapa ini dilakukan dengan kaki yang menggantung di dahan pohon dan posisi kepala di bawah (seperti kalong/kelelawar). Pada saat menggantung dilarang banyak bergerak. Secara fisik bagi yang melakoni tapa ini melatih keteraturan nafas. Biasanya puasa ini dibarengi dengan puasa Ngrowot.